RUBBER EGG
Yang dibutuhkan :
1) 1 butir telur ayam
2) Wadah kaca yang cukup untuk merendam telur
3) Asam asetat dengan nama samaran cuka dapur
4) Kesabaran secukupnya . . .
Yang harus dilakukan:
1. Tempatkan telur ke dalam wadah kaca
2. Tembahkan
cuka dapur sampai semua bagian telur ditutupi oleh cuka dapur.
Perhatikan gelembung-gelembung udara yang muncul dari permukaan cangkang
telur
3. Biarkan selama 24 jam
4. Setelah 24 jam, ganti cuka lama dengan cuka yang baru. Hati-hati menuangkan cuka yang lama.
5. Biarkan selama 1 minggu di tempat yang aman dan tenang
nb: Jauhkan dari jangkauan anak-anak!!
nb: Jauhkan dari jangkauan anak-anak!!
6. Pada hari
ke-7, tuangkan cuka dan bila telur dengan air sampai bersih. Pada saat
ini telur akan nampak tembus pandang karena sel bagian luar atau
cangkang telur telah terlepas atau dapat dilepaskan dengan mudah
sehingga dapat dikatakan telur telah telanjang
Bagaimana hal ini dapat terjadi?? Berikut penjelasannya..
Ketika telur diberikan atau direndam menggunakan asam asetat atau cuka dapur, maka akan terjadi reaksi kimia. Pada cangkang telur mengandung mengandung kalsium karbonat. Kalsium karbonat (CaCO3) inilah yang bereaksi dengan asam asetat atau cuka dapur membentuk ion kalsium dalam larutan sedangkan karbonat terurai menjadi CO2.
CO2 yang dihasilkan dapat di amati dari gas-gas yang terbentuk pada saat penambahan asam asetat atau cuka dapur. Sedangkan telur menjadi seperti karet karena, sebagian asam asetat menembus atau menyelinap masuk melalui membran telur. Masuknya asam asetat ke dalam telur terjadi secara osmosis yaitu aliran suatu zat terlarut dari yang konsentrasi rendah ke konsentrasi yang lebih tinggi.
![]() |
| How to make rubber egg |
Bagaimana hal ini dapat terjadi?? Berikut penjelasannya..
Ketika telur diberikan atau direndam menggunakan asam asetat atau cuka dapur, maka akan terjadi reaksi kimia. Pada cangkang telur mengandung mengandung kalsium karbonat. Kalsium karbonat (CaCO3) inilah yang bereaksi dengan asam asetat atau cuka dapur membentuk ion kalsium dalam larutan sedangkan karbonat terurai menjadi CO2.
CO2 yang dihasilkan dapat di amati dari gas-gas yang terbentuk pada saat penambahan asam asetat atau cuka dapur. Sedangkan telur menjadi seperti karet karena, sebagian asam asetat menembus atau menyelinap masuk melalui membran telur. Masuknya asam asetat ke dalam telur terjadi secara osmosis yaitu aliran suatu zat terlarut dari yang konsentrasi rendah ke konsentrasi yang lebih tinggi.

No comments:
Post a Comment